Peran UMKM Jamu Tradisional dalam Pelestarian Kearifan Lokal dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.63199/aksiologi.v2i2.89Keywords:
Jamu Tradisional; UMKM; Kearifan Lokal; Pemberdayaan Ekonomi; Pelestarian BudayaAbstract
Jamu tradisional merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai kesehatan, sosial, dan ekonomi serta berpotensi dikembangkan sebagai basis penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, kajian yang mengintegrasikan fungsi jamu sebagai media pelestarian kearifan lokal sekaligus penggerak ekonomi masyarakat masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran UMKM jamu tradisional dalam melestarikan kearifan lokal serta kontribusinya terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada UMKM Jamu Anisatul Farida di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM jamu tradisional berperan penting dalam menjaga pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun melalui pemanfaatan bahan herbal alami, teknik produksi tradisional, dan inovasi pengemasan serta pemasaran berbasis media digital. Selain berkontribusi terhadap pelestarian budaya, keberadaan UMKM jamu mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ekonomi lokal. Meskipun demikian, pengembangan usaha masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, rendahnya pemanfaatan teknologi produksi, serta belum optimalnya perlindungan hak kekayaan intelektual terhadap resep tradisional. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengkajian jamu tradisional tidak hanya sebagai produk kesehatan berbasis budaya, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mendukung pembangunan ekonomi lokal berkelanjutan.
References
Creswell, John W., dan Cheryl N. Poth. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 4th ed. California: Sage Publications, 2018.
Daud, Rosy Febriani, dan Eko Abadi Novrimansyah. “Strategi Komunikasi Pemasaran Jamu Tradisional di Era Teknologi Digitalisasi 4.0.” Formosa Journal of Applied Sciences 1, no. 3 (2022): 233–248.
Kusumo, A. R., dkk. “Jamu Tradisional Indonesia: Tingkatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Selama Pandemi.” 2020.
Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 4th ed. California: Sage Publications, 2020.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018.
Prabawa, Agus Wara, dan Dyas Fitriani. “Mempertahankan Eksistensi Jamu Tradisional melalui Perubahan Desain Pengemasan dan Pemasaran.” Dedikasi: Community Service Report, 2020.
Purwaningsih, Endang, Rika Yuliwulandari, Soenyono, dan Jarot Tri Bowo Santoso. “Pengembangan dan Perlindungan Obat/Jamu Tradisional Menuju Industri Obat Herbal di Jawa Tengah dan Jawa Timur.” Jurnal Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum dan Keadilan 6, no. 1 (2019): 712–746.
Rahmawati, Sophia, Nita Andriani, Siti Aminah, dan Bradley Setiyadi. “Pengembangan Ekonomi Kreatif Jamu Tradisional Herbal Hidayah pada Proses Pembuatan Merek di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin.” Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia 3, no. 1 (2023): 1–6.
Ruwana, Iftitah, Siswi Astuti, dan Totok Sugiharto. “Inovasi Jamu Celup dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Pedagang Jamu Gendong.” Prosiding SENIATI 3, no. 2 (2017): C25.1–C25.4.
Siregar, Rahmad Syukur, Rika Ampuh Hadiguna, Insannul Kamil, Novizar Nazir, dan Nofialdi. “Permintaan dan Penawaran Tanaman Obat Tradisional di Provinsi Sumatera Utara.” Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia 13, no. 1 (2020): 50–60.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2020.
World Health Organization. WHO Global Report on Traditional and Complementary Medicine 2019. Geneva: World Health Organization, 2019.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salsa Billa Izzatunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
