Potensi Pengembangan Destinasi Wisata Gunung Badut Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.63199/aksiologi.v2i2.88Keywords:
Destinasi Wisata, Gunung Badut, Pemberdayaan Masyarakat, Pembangunan Berkelanjutan, Desa Wisata.Abstract
Gunung Badut yang terletak di Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo memiliki potensi wisata alam yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Namun, optimalisasi potensi tersebut masih memerlukan sinergi antara pengelolaan sumber daya alam, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan destinasi wisata Gunung Badut serta mengkaji peran pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gunung Badut memiliki potensi alam, sosial, dan ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Keterlibatan masyarakat melalui pengelolaan usaha mikro, penyediaan jasa wisata, dan partisipasi dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan destinasi. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah desa, Pokdarwis, dan masyarakat mampu menciptakan pengelolaan wisata yang berorientasi pada aspek ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konsep pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat sebagai strategi pengembangan wisata lokal yang berdaya saing dan berkelanjutan.
References
Aliyani, N. (2021). Strategi Percepatan Pembangunan Desa Berkembang: Upaya Menuju Desa Mandiri yang Berkelanjutan. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 145-157.
Asy'ari, R., & Putra, R. R. (2023). Bibliometric: Pemberdayaan masyarakat dalam pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 10(1), 19-30.
Istiyanti, D. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata di Desa Sukawening. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 2(1), 53-62.
Krisnawati, I. (2021). Program Pengembangan Desa Wisata Sebagai Wujud Kebijakan Pemerintah Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Pasca Covid dan Implementasinya. Transparansi: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 4(2), 211-221.
Lestari, I. A., Rahim, S., & Rasdiana, R. (2023). Strategi Pengembangan Program Desa Wisata Dalam Mewujudkan Desa Mandiri Di Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Selayar. Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP), 4(2), 270-283.
Monika, T., & Prakoso, A. A. (2023). Evaluasi pengembangan desa wisata, studi kasus pada desa wisata Pacarejo Gunungkidul. Journal of Tourism and Economic, 6(1), 11-26.
Mulyawati, S., Febrilia, B. R. A., Danasari, I. F., & Sari, N. M. W. (2024). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Lantan Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek, 5(2), 251-259.
Rahmah, R., & Raharjo, T. J. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata kampung. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(3), 581-594.
Rudiyanto, R. (2024). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Wisata Tentang Kepariwisataan Di Kabupaten Manggarai: Increasing Knowledge of Tourism Village Communities About Tourism in Manggarai Regency. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makardhi, 4(1), 55-63.
Wahyuni, D. (2018). Strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Nglanggeran. Aspirasi: Jurnal masalah-masalah sosial, 9(1), 85-102.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sudadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
